
Kalau semua urusan umroh dicampur dalam satu daftar panjang, rasanya memang membuat pusing. Coba pecah menjadi empat bagian: dokumen, barang bawaan, aplikasi, dan kesiapan tubuh. Kerjakan satu per satu; tidak perlu dibereskan dalam sehari.
Mulailah lebih awal, terutama untuk paspor dan vaksin. Barang kecil masih bisa dibeli belakangan, tetapi dokumen yang bermasalah sering membutuhkan waktu lebih panjang daripada perkiraan.
1. Dokumen yang perlu dibereskan lebih dulu
Untuk detail paspor dan visa, lanjutkan ke panduan paspor serta alur pengurusan visa.
2. Bawa yang memang akan dipakai
Kalau ingin daftar yang lebih spesifik, baca barang kecil yang sering terlupa.
3. Aplikasi yang sebaiknya siap dari Indonesia
- Nusuk untuk layanan dan izin yang tersedia pada akun jemaah.
- Peta dengan area Makkah serta Madinah yang sudah diunduh offline.
- Penerjemah dengan paket bahasa yang bisa dipakai tanpa internet.
- Careem atau Uber sebagai pilihan transportasi harian kalau sesuai lokasi.
- Aplikasi maskapai dan hotel untuk melihat perubahan jadwal atau pemesanan.
4. Siapkan tubuh dan ritme perjalanan
Tawaf, sa’i, perjalanan dari hotel, antrean, dan perpindahan antarkota membuat jumlah langkah bertambah cepat. Mulai latihan jalan kaki secara bertahap tiga sampai empat minggu sebelumnya kalau kondisi kesehatan memungkinkan.
- Gunakan alas kaki yang akan dibawa agar risiko lecet bisa diketahui lebih awal.
- Diskusikan penyakit kronis, obat, dan vaksin dengan tenaga kesehatan.
- Pelajari urutan ibadah dari sumber atau pembimbing yang kamu percaya.
- Susun waktu istirahat dan jangan merasa harus mengikuti semua agenda.
Panduan latihan yang lebih lengkap ada di persiapan fisik sebelum umroh.
5. Barang kecil yang baru dicari saat dibutuhkan
- Kartu alamat hotel dan nomor kontak pendamping.
- Peniti atau penjepit kain yang aman.
- Plester untuk kaki lecet.
- Uang riyal pecahan kecil.
- Kantong sandal dan kantong untuk pakaian basah.
- Salinan resep serta daftar alergi.
Berangkat bersama anak? Cek juga panduan umroh untuk keluarga.
Checklist-mu masih terasa berantakan?
Kamu bisa berkonsultasi dengan tim Endless Journey. Ceritakan siapa yang berangkat dan kapan rencananya, nanti kami bantu melihat bagian yang masih perlu dirapikan.
Tanya via WhatsApp